aniseikonia
aniseikonia
Ringkasan Singkat
Aniseikonia adalah kondisi visual di mana kedua mata mempersepsikan gambar dengan ukuran atau bentuk yang berbeda secara signifikan.
Aniseikonia terjadi ketika ada perbedaan dalam ukuran atau bentuk bayangan yang jatuh pada retina kedua mata. Hal ini menyebabkan otak kesulitan untuk menyatukan kedua gambar tersebut menjadi satu citra binokular yang tunggal dan harmonis, yang sering kali memicu gejala pusing, mual, dan kelelahan mata.
Kondisi ini dapat muncul secara alami karena perbedaan anatomi mata, namun sering kali merupakan konsekuensi yang tidak disengaja dari prosedur klinis seperti operasi kornea atau penggantian lensa. Pengobatan biasanya melibatkan penggunaan lensa khusus yang dirancang untuk menyamakan ukuran citra yang diterima oleh kedua mata agar persepsi kedalaman (stereopsis) tetap terjaga.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Bannon, R. E. (1953). Clinical Manual on Aniseikonia.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.